Diantara destinasi
Wisata Gunung Bromo,
diantara yang perlu anda kunjungi adalah Puncak B-29. Destinasi wisata
di lereng gunung dengan ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut
(mdpl) yang satu ini memang cukup asing. Puncak B-29 Argosari adalah
puncak tertinggi dikawasan lautan pasir Bromo dengan ketinggian 2900 m
dpl. Terletak disisi tenggara
Gunung Bromo,
Pemandangan yang indah dan udara dingin ditambah hamparan tanaman khas
dataran tinggi sehingga menjadikan kawasan obyek wisata ini sangat
menawan. Terletak di desa Argosari, kec. Senduro sekitar 40 Km dari kota
Lumajang.
Untuk menuju ke sana, adrenalin memang terus ditantang. Jalan berliku dan terus berkelok sepanjang lereng
Gunung Semeru
dari arah Kecamatan Senduro, sekitar 25 kilometer dari arah Kota
Lumajang. Dari Kecamatan Senduro, anda harus menempuh rute menuju jalur
pedesaan hingga tiba di Jalan Desa Argosari. Di sana, anda akan
menyusuri jalan aspal hingga ke Puncak B-29.
Pesona Puncak B-29 Argosari Lumajang
“Puncak B-29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro ini, merupakan puncak tertinggi di kawasan lautan pasir Gunung Bromo dari
rute Lumajang.
Ketinggiannya mencapai 2.900 mdpl yang berjarak sekitar 40 kilometer
dari arah Kota Lumajang,” demikian kata Yuli Harismawati Kepala Seksi
Informasi Humas Pemkab Lumajang.
Puncak B-29, masih kata Yuli Harismawati, "Kawasan wisata Argosari
menyuguhkan wisata alam yang sungguh indah. Perkebunan warga berupa
tanaman sayur-sayuran seperti bawang pre, kubis, kentang, wortel, dan
cabe membuat mata terpesona melihatnya. Perkebunan warga membentuk petak
miring menyesuaikan kontur tanah perbukitan memang menjadi daya tarik
tersendiri kawasan ini. Pada puncak B-29 terdapat dua view pemandangan
yang sangat menakjubkan yaitu kawasan perkebunan Argosari yang membentuk
barisan pegunungan Mahameru dengan puncaknya Semeru dan Kaldera lautan
pasir bromo dengan awan tebal yang bergerak seolah menyapa wisatawan.
Tak ketinggalan pula
sunrise dan sunset menjadi andalan wisata ketinggian diatas awan dapat dinikmati disini".
“Kalau anda menyempatkan berkunjung ke Puncak B-29 ini dari jalur
Lumajang, maka tidak akan rugi. Sebab, panoramanya tidak kalah indah
dengan ketika anda menyaksikan
lautan pasir Gunung Bromo
dari Tosari, Pasuruan atau pun Sukapura Probolinggo. Destinasi Wisata
ini yang terus kita perkenalkan kepada masyarakat, agar Lumajang terus
mendapatkan tempat dari sisi wisata,” terang Yuli Harismawati.
Setelah menyaksikan panorama indah dari Puncak B-29 Desa Argosari,
Kecamatan Senduro, masih kata Yuli Harismawati, wisatawan juga bisa
melanjutkan ke destinasi obyek lainnya. Diantaranya, ada air terjun,
wisata pendakian di Ranupane hingga ke Puncak Semeru dan beragam tujuan
wisata lainnya.
Wisata alam bebas seperti ini sangat cocok untuk kalangan muda mudi yang
berjiwa petualang, keluarga, hingga anak kecil sekalipun. Tak heran
jika setiap harinya pasti ada saja yang berkunjung kesana baik yang
hanya sekedar melihat keindahan alam ataupun camping for several days.
Jadi tunggu apa lagi untuk berkunjung kesana? Bukitkan sendiri keindahan
B-29 dan kawasan agrosari yang memukau dengan mata kepala anda sendiri!
Akses atau Jalur menuju B-29
Wisata ini memang masih baru terdengar di kalangan wisatawan domestik
maupun mancanegara. Namun jangan khawatir tentang aksesabilisnya. Akses
menuju wisata ini sangat mudah dengan menggunakan kendaraan bermotor
baik motor maupun mobil. 40 Km dari pusat kota Lumajang dapat ditempuh
kendaraan bermotor sekitar 2 jam perjalanan. Dari pusat kota ambil arah
Senduro kemudian belok kiri kearah Kandangtepus dan mengikut jalan
hingga Desa Argosari. Jalur didominasi oleh tanjakan 10 hingga 40
derajat dan tikungan tajam khas jalur pegunungan pada umumnya. Jalan
sudah beraspal mulus tanpa ada lubang. Setelah sampai di lokasi maka
wisatawan akan disambut Selamat Datang di Kawasan Wisata B-29 Desa
Argosari Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Bisa meneruskan
perjalanan menggunakan sepeda motor ekstra atau parkir dan mendaki
sekitar 2 jam menuju puncak B-29. Pada musim hujan wisatawan disarankan
untuk tidak membawa sepeda motor ke puncak karena jalan licin dan
berbahaya.